Recent Posts

Langit Biru di Planet Sejauh 100 Tahun Cahaya

2015/12/01
Keterangan gambar: Di kejauhan 100 tahun cahaya dari bumi, ada sebuah planet yang juga memiliki langit biru. (video screenshot)
Oleh: Xiao Yu-qing
Luasnya alam semesta, sulit kita bayangkan. Di kejauhan 100 tahun cahaya dari bumi, ada sebuah planet dengan ukuran empat kali lebih besar dari bumi. Planet itu berputar mengitari sebuah red dwarf star atau bintang cebol merah gelap yang massa-nya hanya setengah massa matahari. Sama halnya dengan bumi, planet ini juga memiliki langit biru.
Planet ini seperti dilansir “Daily Mail” bernama GJ 3470b, ukurannya hampir sama dengan Neptunus, namun, massanya lebih kecil dari massa Neptunus, dan jaraknya juga hanya sekitar 5.32 juta km dari bintang induk.
“Meskipun memiliki langit nan biru, namun, planet ini tidak memungkinkan untuk kehidupan, karena suhu permukaan planet ini mencapai sekitar 3.300 ° C (6000 ° F),” kata ilmuwan.
Para ilmuwan menggunakan teknik yang disebut “Rayleigh scattering”(hamburan Rayleigh-red) menganalisis sinar yang tersebar dari partikel kecil di atmosfer planet tersebut. GJ 3470b merupakan salah satu exoplanet terkecil yang pernah ditemukan sejauh ini dengan teknik “hamburan Rayleigh”, dan hasilnya menunjukkan planet ini juga memiliki langit nan biru seperti bumi.
Para astronom yang dipimpin oleh Diana Dragomir dari University of Chicago menemukan planet ini dengan menggunakan Las Cumbres Observatory Global Telescope Network – LCOGT.
Tim Dragomir ini menggabungkan semua data pengamatan global dari LCOGT untuk mengkonfirmasi hasil temuan mereka, pengumpulan data terkait masing-masing terletak di Hawaii, Texas, Chili, Australia dan Afrika Selatan.
Setelah peredaran GJ 3470b ke posisi yang dapat diamati, peneliti dapat mengumpulkan informasi spektral atmosfer planet ini, dan spektrum apapun dari planet ini merupakan petunjuk penting terkait komposisi atmofernya bagi para peneliti.
Meskipun planet GJ 3470b memiliki langit nan biru, tapi ini tidak berarti di sana juga ada atmofer seperti Bumi. Para peneliti menemukan bahwa besar kemungkinan atmosfer di planet GJ 3470b terdapat kandungan air dan metana yang melimpah.
“Ini merupakan kali pertamanya para ilmuwan menemukan karakteristik spektral secara langsung terkait atmosfer exoplanet dengan menggunakan teleskop kecil. Penelitian ini bisa membantu peneliti untuk lebih memahami exoplanet tersebut dengan cara-cara baru, dan ini memungkinkan para peneliti untuk menyelidiki komposisi atmosfer exoplanet, meskipun planet tersebut dalam keadaan berawan,” pungkas astronom Dragomir di University of Chicago, Amerika Serikat. (joni/rmat)
Posting Komentar