Recent Posts

Inilah Alasan Susah Menabung

2015/10/28
Inilah Alasan Susah Menabung
Inilah Alasan Susah Menabung, ZC-SECRET. Sejak Anda pertama kali dapat gaji hingga sekarang, pertumbuhan saldo rekening Anda sangat perlahan. Bahkan sudah beberapa bulan ini Anda nggak menabung sama sekali. Jika awal gajian sudah menabung pun, Anda akan kembali membobol tabungan di akhir bulan. Mau tahu penyebab tabungan Anda susah beranjak naik? Biasanya ini, nih alasannya:

Hanya satu rekening
Jangan biasakan menggunakan satu rekening untuk seluruh cash flow. Lebih baik bedakan rekening untuk gaji bulanan, membayar tagihan, dan tabungan. Khusus untuk tabungan hindari menggunakan kartu ATM. Lalu, setiap 6 bulan—begitu tabungan terkumpul—gunakan setengahnya untuk investasi seperti membeli saham atau reksa dana.
 
Minim bujet
Anda boleh saja menetapkan besarnya tabungan setiap bulan, misalnya 20 persen dari penghasilan. Tapi jangan lupa untuk menentukan bujet belanja dan hangout. Misal, bujet belanja nggak melebihi 30 persen gaji, dan bujet hangout hanya 10 persen. Jika nggak ditentukan sejak awal, Anda bisa tergoda menggunakan seluruhnya untuk belanja. Ujung-ujungnya menggunakan tabungan untuk membayar tagihan.
 
Tergoda hangout
Apa, sih, kebiasaan Anda begitu gajian? Pasti langsung belanja dan makan di luar. Padahal kebanyakan toko dan resto memberikan diskon di akhir bulan—pihak toko sadar tanpa diskon pun Anda akan mampu membeli barangnya asalkan di tanggal yang berdekatan dengan waktu gajian. Lebih baik, tahan sebentar keinginan belanja hingga akhir bulan. Biasanya, nih, menjelang akhir bulan Anda malah sayang menggunakannya untuk belanja.
 
Hobi nonton
Kalau tahu Anda jarang berada di rumah dan hobinya nonton film di bioskop, untuk apa menggunakan TV berlangganan? Pilih salah satu, dong. Hanya gunakan TV berlangganan jika Anda sering nonton di rumah.

Nggak sayang receh
Begitu uang Rp 100 ribu Anda dipecahkan—misalnya Anda belanja lalu mendapatkan uang receh—dijamin jumlahnya terus menipis. Melihat ada pecahan kecil di dompet Anda, pasti Anda tergoda menggunakannya, minimal untuk jajan. Tanpa terasa kebiasaan ini membuat seluruh uang Anda habis tanpa jejak.
 
Mulai sekarang, begitu uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu dipecahkan, simpan pecahan terbesarnya (misalnya simpan Rp 50 ribu jika uang yang Anda pecahkan Rp 100 ribu, atau simpan Rp 20 ribu jika uang yang Anda pecahkan Rp 50 ribu). Hal ini efektif mencegah seluruh uang Anda ludes.
 

 
Saparinah Mumpuni
Posting Komentar